Wisata Singapura Anti Mainstream: Healing Tamasya sampai ke Negeri Singa

Wisata Singapura anti mainstream – Kadang, tempat terbaik justru bukan yang paling ramai, tapi yang tersembunyi dan gak semua orang tahu. Di balik glamornya Marina Bay dan gemerlap Orchard Road, Singapura ternyata menyimpan sisi lain yang lebih tenang, estetik, dan cocok banget buat tamasya sambil healing.  Buat yang udah capek wisata penuh antrian, inilah saatnya menyusuri wisata Singapura anti mainstream mulai dari kawasan seni tersembunyi, pulau spiritual, hingga mercusuar di ujung negara.

Gillman Barracks

Dulunya barak militer, sekarang kawasan ini berubah jadi Gillman Barracks, salah satu spot seni kontemporer paling keren di Singapura. Lokasinya sunyi, rindang, dan penuh kejutan visual. Banyak galeri seni internasional yang bisa diakses gratis, cocok juga dijadikan tempat photoshoot. Bahkan banyak yang datang khusus hanya untuk Gillman Barracks gateway arch atau eksplor galeri dari direktori Gillman Barracks directory.

Area ini juga punya banyak pilihan ngopi cantik seperti Gillman Barracks coffee spot, lengkap dengan food menu yang menggoda. Beberapa restoran bahkan punya halaman terbuka yang ramah anak, dan kadang ada playground kecil juga. Kalau kamu datang ramai-ramai, bisa pertimbangkan Gillman Barracks rent untuk space event atau gathering. Info lengkap bisa didapat lewat Gillman Barracks contact di situs resminya. Kawasan ini juga terjangkau dengan rental mobil Singapura agar gak ribet naik turun transportasi umum. Akses masuk nya gratis beralamat di Jalan Lock Road Singapore 108937

Kusu Island

Jauh dari hiruk-pikuk kota, ada sebuah pulau kecil bernama Kusu Island, yang artinya “pulau kura-kura” dalam bahasa Melayu. Lokasinya sekitar 30 menit naik feri dari Marina South Pier. Banyak yang belum tahu cara mengunjungi Pulau Kusu, padahal mudah: cukup beli tiket feri pulang-pergi (PP) seharga SGD 15–18, dan kamu bisa nikmati wisata spiritual yang tenang di sana.

Pulau ini terkenal dengan dua tempat ibadah: kuil Tao dan makam keramat Melayu, menjadikannya spot menarik untuk lintas budaya. Meskipun bisa menginap di Pulau Kusu tidak tersedia secara umum (karena pulau ini tidak memiliki akomodasi komersial), tempat ini sangat pas untuk one-day trip, terutama jika kamu cari wisata Singapura murah yang punya nilai sejarah.

Karena area nya tenang, aman, dan terbuka, pulau ini juga cocok jadi tempat wisata di Singapura untuk anak, sekaligus termasuk tempat wisata di Singapura yang terkenal saat festival keagamaan berlangsung setiap tahun.  Jangan lupa siapkan paspor untuk pergi ke Pulau Kusu karena naik feri tetap masuk kategori lintas wilayah pelabuhan.

Raffles Marina Light House

Inilah tempat wisata di Singapura gratis yang tampilannya gak kalah sama spot luar negeri. Raffles Marina Lighthouse terletak di Tuas, ujung barat Singapura. Suasananya sepi, tepi laut, dan kamu bisa menikmati sunset yang indah, banyak yang menyebut vibe nya mirip pelabuhan Eropa. Meskipun area ini berada dalam kawasan marina privat, pengunjung tetap bisa masuk dan berfoto dengan latar mercusuar yang ikonik. 

Menariknya, tempat ini belum banyak diketahui turis, sehingga masuk daftar wajib buat penggemar wisata Singapura anti mainstream. Banyak agen juga sudah mulai memasukkan lokasi ini dalam paket wisata Singapore karena cocok untuk wisata Singapore yang lebih estetik dan personal. Tempat ini recommended banget kalau kamu ingin eksplor spot healing gratis yang beda dari biasanya. Dari seni kontemporer di Gillman Barracks, pulau spiritual Kusu Island, hingga pemandangan spektakuler di Raffles Marina Lighthouse semua membuktikan bahwa wisata Singapura anti mainstream gak kalah menarik dibanding spot-spot terkenal.

Kalau ingin menjelajahi ketiga tempat ini dengan nyaman dan bebas ribet, kamu bisa sewa kendaraan lewat SG CABLayanan rental mobil Singapura pribadi, van untuk grup, sampai city tour dengan sopir lokal siap menemani eksplorasi hidden gem Singapura yang jarang dijamah turis. Waktunya healing sambil jalan-jalan cerdas!

× Chat NOW!